Menu

Teror Di Kamar kost Part 2

April 19, 2018 - Misteri
Teror Di Kamar kost Part 2

sambungan part 1. Kami ber empat pun membawa si mancung ke tempat mbah ade yang sudah sangat terkenal dalam hal mengobati orang yang kerasukan atau hal-hal mistis lainnya. Dengar dari cerita tetangga kami yang tinggal berdekatan dengan kost kami mbah ade ini sangat terkenal dengan ilmu yang di anut nya yaitu ilmu song krak yang dia pelajari di thailand. Sesampai nya kami di tempat mbah dukun yang bernama ade, kami pun membaringkan si mancung dan entah mengapa mbah ade bisa tahu kejadian ini, Padahal kami semua sama sekali tidak mengenal mbah ade tersebut dan tidak pernah berurusan dengan hal seperti ini.

Lalu kami pun duduk dan berkumpul di ruangannya mbah ade, ” untung kalian cepat bergegas membawa si mancung kemari..” kata mbah ade dengan raut wajahnya yang mempunyai arti dari semua masalah yang kami hadapi…Tiba-tiba tubuh mancung bergejolak dan meronta seperti kesurupan mahluk halus..Tak banyak basa basi mbah ade langsung memegang kepala si mancung dan mulai mengucapkan mantra ” song ap trai tong…tek lu sam trong….” sekujur badan mancung meronta dan mancung pun berteriak histeris…
” Aku…..tidak….mau…pergi…jangan kau ganggu aku….dasar manusia…” kata mancung yang sudah bukan dirinya lagi yang berbicara…

Tampaknya mbah ade juga mulai kesulitan menghadapinya…Lalu kami pun bertanya kepada mbah ade. ” mbah apa yang terjadi sama si mancung…” kata klis…” mancung ini dari awal sebenarnya sudah di ikuti makhluk jin.. dan jin ini bisa berubah-rubah menjadi manusia dan juga bisa berubah menjadi binatang..” kata mbah ade kepada kami..
” apa bisa di sembuhkan mba ade…” tanya di pin kepada mba ade.
” bisa.. tapi harus melakukan ritual khusus karena tubuh si mancung di rasuki jin..” kata mba ade.

Kami ber empat pun merasa heran mengapa si mancung bisa sampai di masuki oleh jin…Kami pun meminta tolong kepada mbah ade agar mengusir jin yang ada di dalam tubuh mancung..” mbah ade….jadi apa yang harus kami lakukan supaya jin ini mau keluar dari dalam tubuh simancung..” kata kami ber empat..Mbah ade pun memberitahukan kepada kami apa yang harus kami lakukan. kalian harus mencari ayam yang berbulu hitam dan semua nya harus serba hitam dan tidak boleh ada warna lain. Akhirnya pun kami bergegas mencari ayam hitam tersebut dan bertanya-tanya kepada orang dimana tempat yang menjual ayam tersebut. Dan akhirnya kami pun berhasil menemukan orang yang menjual ayam hitam tersebut..bergegas kami langsung menuju tempat penjualan ayam itu dan kami pun membeli nya dan langsung membawakannya kepada mbah ade..

Kemudian ritual pun di lakukan mbah ade demi mengusir jin yang ada di tubuh si mancung..Mbah ade pun mengucapkan mantra-mantranya dan menyiram darah ayam hitam itu ke sekujur badan simancung, Sontak tubuh mancung meronta seperti cacing kepanasan dan berteriak ” apa yang kalian lakukan kepadaku wahai manusia biadab…..jangan kalian usik aku….pergi kalian atau mati si mancung….” kata jin yang berada di dalam tubuhnya..Tiba-tiba mancung berdiri dan memukul kami semua…kami sibuk menahan pukulan yang di lontarkan mancung kepada kami…dan kami berusaha memegangnya agar tidak mencelakai kami..akan tetapi tenaga mancung lebih kuat dari kami ber empat dan sempat si mancung melontarkan pukulan nya kearah kami dan sempat juga kami menggelak dan pukulan tersebut mengenai mbah ade dan mbah ade pun terpental dan mengeluarkan banyak darah dari dalam hidung…” kacau…..mengapa harus aku yang kena….” kata mbah ade.

Mbah ade pun akhirnya bangun dan mencari kris pusaka yang disimpannya, ” minggir kalian biar aku yang hadapi….” kata mbah ade kepada kami semua.
Kami pun mundur dan kami pun tidak bisa melakukan apa-apa karena tenaga si mancung begitu kuat dan kami bukan lawannya. Kami pun hanya bisa melihat si mancung bergumul dengan mbah ade..Pertarungan sengit pun terjadi di dalam ruangan tempat penyembuhan. Mancung pun mencekik mbah ade hingga mbah ade menjerit kesakitan..” aaa….aaaa…aaaa…lepaskan saya manusia laknat…manusia setan…” kata mbah ade yang tercekik oleh mancung. Tiba-tiba mancung mengigit leher mbah ade dengan beringas dan banyak darah yang muncrat dari leher mbah ade..di posisi yang sudah terpojok mbah ade akhirnya menghunuskan kris tersebut ke kepala simancung..” jebtttt…..jebttt…..jebtt…..” suara keris yang menusuk kepala simancung…Akan tetapi tusukan yang di lontarkan kepada si mancung tidak mempan dan malah membuat si mancung semakin brutal..Karena kehabisan akal mbah ade pun membacakan mantra yang di pelajarinya ” song ap trek tong..tek truk sam trong…song prak..song trup…” mantra tersebut membuat si mancung terpental jauh. Mancung pun tergeletak dan tidak bergerak. Selang beberapa menit mancung pun sadar dan terduduk diam. Kami pun menghampiri si mancung.
” cung….” kata si pin
” oi…cung…sadarnya….” kata si jun
” piakkk..piakkk….” tampar si klis
” janganlah ditampar klis…..kasihan lho mancung….piakkk….piakkkk….” tampar juga si joni

Mancung pun terbangun dan ” aku gpp….” kata mancung kepada kami. Akhirnya kami membawa mbah ade ke rumah sakit karena luka yang di alaminya cukup parah akibat perkelahian tersebut..” terima kasih ya…..” ucap mbah ade..” kami yang harus berterima kasih kepada mbah karena menolong teman kami..Dan keesokkan harinya kami melihat si mancung duduk di pojok kamar seperti orang bodoh sambil mengeluarkan air liur…” napa kau cung…” kata si pin. Mancung hanya diam dan tertawa…” hihihih……hahahahh………ble….ble…..” Pin pun membangunkan kami semua dan kami semua terbangun dan kami semua prihatin melihat kondisi si mancung kok bisa ya…
” kayak mana nie sekarang…..” kata si klis
” itu lah yang buat awak pening…….” kata joni
” bagaimana kalau kita masukkan saja si mancung tempat rehabilitasi…..” kata si jun.
” boleh juga tuh…dari pada tinggal sama kita nanti kita semua ikut juga ngences…..” kata pin

Akhirnya kami semua pun setuju si mancung di bawa ke tempat rehabilitasi dimana tempat orang yang sudah kehilangan akal sehatnya dan sudah tidak bisa lagi berpikir seperti orang normal lainnya…