Menu

PETAK UMPET

May 8, 2020 - Misteri, Mitos
PETAK UMPET

PETAKUMPET Hallo gauyss…!Pertama aku akan kenalin diri terlebidahulu.Karna kata pepatah tak kenal maka tak sayang.Ok langsung ya..,Namaku adalah Acha atau akrab dipanggil Cha atau Cha-cha. Jadi seperti ini pengalaman yang kurasakan saat bermain petakumpet saat sore hari.

Sebelum jam 05 Ibu ku memanggilku untuk pulang,namun aku dan teman temanku masih asik bermain petakumpet saat itu.Kira-kira sudah mencapai jam 06 kami bermain,aku bersembunyi di balik semak berdekatan dengan pohon mangga yang cukup besar. Kira-kira 1 menit aku bersembunyi di semak-semak itu.Aku seperti melihat seseorang di dari balik pohon tersebut.Heyy… heyy aku memanggilnya dengan suara kecil.Karena aku juga takut ketahuan dengan teman ku yang lain.

Ia tetap diam saja disana,aku sudah mulai bosan karna sudah menuju jam 6 sore.Achaa…!Ibu ku memanggilku. Secara spontan saja aku langsung menyerah dan berlari kerumah. Karna temapat ku bersembunyi tidak terlalu jauh dari rumah ku.Kami semua bubar dan menuju kerumah masing-masing.

Ibu menyuruhku untuk bergegas mandi.”Cha cepetan mandinya,nanti keburu malem”.
“Iya bu,Acha mandi cepet kok.

Aku langsung bergegas mengambil pakaian ganti ku dan langsung masuk ke kamar mandi utuk mandi.Didalam kamar mandi ku terdapat kaca yang tidak terlalu besar. Seperti biasanya juga aku terlebih dahulu memcuci mukaku di depan kaca tersebut.Biasalah suka bergaya di depan kaca.

Ketika aku sedang asik berkaca-kaca,tiba tiba saja seperti ada yang lewat dari belakangku.Aku semakin merinding dikamar mandi.Astaga tolonglah aku ya tuhan..!aku memberanikan diriku kembali untuk mandi.
Aku hanya abaikan apa yang aku lihat tadi walaupun aku sudah merinding.Mungkin saja aku salah liat saja. Karena takutnya aku,jadi aku bernyanyi dengan keras dikamar mandi untuk menghilangkan rasa takutku.

Setelah aku lap kering badan ku dengan handuk ku aku memakai bajuku, pas aku memakai bajuku seperti ada yang memperhatikanku dari kaca.Aku pun langsung membalikan badan ku.”huhh… tidak ada apa-apa kok.Mungkin perasaana ku aja kali ya.

Aku pun kembali ke kamar untuk merebahkan badanku.krekk..! “suara apa itu..? “.Terdengar suara dari bawah tempat tidurku.
Astagaa kenapa aku merasa gak enak gini ya.Aku merinding lagi.Aku bergegas untuk keluar dari kamar ku. Karna aku sangan tidak nyaman saat itu.Aku pun meminta tidur bersama ayah dan ibuku.

Keesokan harinya kami pun bermain petak umpet lagi.
“Achaa.. jangan pulang sore ya..!”
“Iya bu, acha pulang sebelum sore bu…!

Aku mencoba mencari tempat persembunyian yang aman.Namun tempat biasa aku bersembunyi sudah di dahului oleh temanku. “Cha jangan kesini lagi dong,kan aku disini nanti kita kalau berdua ketauan.
“Yah udah deh aku cari tempat lain.”
Hanya satu tempat berdekatan dengan pohon mangga itu saja yang kosong.Astagaa… masa aku harus kesitu lagi sih.Yah,aku harus pasrah aja deh.

Cuk…! Astagaa… aku sangat kaget melihat nenek itu menyapaku.”cu ngapain disini ..?” Ehh lagi main petakumpet nek.
“Jangan main petak umpet kalau sudah mau sore cu..,nanti ada ikut.”
“Iya nek nanti saya langsung pulang nek.” Nenek itu langsung meningalkan ku,anehnya juga aku tidak pernah melihat nenek itu sebelumya.

Selesai bermain aku langsung kembali kerumah untuk mandi.Tapi entah kenapa badanku terasa berat saat itu.Setelah aku masuk ke kamar mandi,aku berbalik menghadap kaca.
Prakk… kaca dialam kamar mandi tiba-tiba jatuh.Aku sangat terkejut pada saat itu.”Acha… apa itu nak..!”.
“Ini bu,Kaca tiba-tiba saja jatuh ..!.”Buka keluar dulu Cha,biar ibu bersihi.Aku mencoba membuka pintu kamar mandi.Krekk… kerekkk.Aku tidak bisa membuka pintu tersebut.
“Bu Acha tidak bisa buka pintunya bu.”
“Acha jangan becanda dong cha, cepetan bukain pintunya.
Aku berusaha untuk membuka pintu itu,Lalu tiba, tiba saja.Prakkk…!

Baca selanjutnya…..