Menu

Penghuni Rumah Tua

May 10, 2018 - Misteri
Penghuni Rumah Tua

Rumah di mana kami tinggal memiliki daerah yang sangat tenang, terutama di malam hari. Tidak jauh dari keramaian kota Cimanggis, merupakan salah satu kota di Depok. Dikatakan bahwa orang mengatakan Depok adalah tempat Jin mencampakkan seorang anak, tetapi tidak ada sedikit kepercayaan tentang membuang Jin dalam cerita anak-anak.

Untuk mencapai rumah tukang ojek atau naik sepeda motor sendiri, karena tidak ada angkot yang melewati daerah kami. Jarak dari Bogor Highway ke dalam masih jauh sekitar dua kilometer. Ketika Anda mengendarai motor, ia akan dengan bebas melihat keindahan di sepanjang jalan, melewati dua tanjakan yang curam. Di bukit kedua ini di mana putra ane dan istri berteduh selama beberapa tahun. Rumah dengan kesunyian kiri-kanan. Tepat di sebelah sawah Emeralda Golf Course yang belum digunakan oleh perusahaan, jadi digarap oleh penduduk sekitar. Lengkap dengan jurang yang sangat curam dan ada kolam apabila dilihat sangat mirip menyerupai danau, terutama saat malam, terlihat hitam pekat.

Di bagian depan dan kiri tempat kami adalah tanah kosong. Tepat di sebelah kiri penuh semak yang awalnya digunakan sebagai lapangan bulu tangkis yang akhirnya dibiarkan mati hanya menjadi semak-semak rumput ilalang. Ketika hari memasuki sore hari melewati jalan yang ada di depan rumah kami, pasti akan tergerak untuk melihat keheningan yang bisa membuat bulu kuduk merinding, yang terdengar hanya mendengar angin dan rumput gesekan rumput.

Tepat di rumah kami, jangan berharap mendapatkan penerangan jalan dari rumah kami. Meskipun ada beberapa soket dan lampu di depan rumah, kami tidak pernah menyalakannya lagi. Mungkin orang banyak berpikir betapa hematnya kita hingga lampu jalan atau lampu didepan rumah kita saja tidak dinyalakan. Itu mungkin pendapat orang baru yang lewat. Mungkin. Tetapi bagi orang-orang di sekitar rumah kita tentu tidak asing dengan materi gelap di depan rumah kita. Kebetulan kami tidak menyalakan lampu depan karena kami bosan menyalakannya. Mengapa kamu bosan? Suatu hari nanti akan tahu dengan sendirinya.

Rumah ini kita tinggali sejak beberapa tahun lalu. Ane dengan bangga menempati rumah dengan desain artistik dan terletak di dataran tinggi yang cukup tinggi dibandingkan dengan tanah sekitarnya, sehingga jika dilihat dari bawah bukit, akan terlihat seperti Villa di atas bukit.

Rumah ini kami beli dari seorang pensiunan Kolonel Army yang pindah untuk sesuatu. Hari pertama kami menempati rumah ini, sebagaimana biasanya kami melakukan pemukiman kembali dengan mengundang beberapa tetangga. Di malam hari kami rindu dengan tidur nyenyak karena suasana di sekitar rumah yang indah dengan udara sejuk menenangkan yang dibawa oleh angin dari lapangan golf.

Beberapa hari tinggal di sini tidak ada yang aneh terjadi, sampai suatu pagi Ane menemukan rokok saring yang baru saja dibeli ane, hilang secara misterius. Satu pak rokok hanya ane satu batang hisap, yang lain masih utuh. Itu adalah awal dari keanehan yang kami dapatkan. Jika kehilangan tidak di depan mata sendiri, mungkin ane tidak peduli. Itu hanya sebungkus rokok, sebungkus rokok yang hilang. Tapi yang membuat penasaran adalah bahwa rokok itu menghilang di depan mata sendiri, di mana salah satu dari hal berikut melewati beberapa saat sebelum di sini. Ane baru saja menghilang, dan melupakan kejadian itu, dua hari kemudian Ane dikejutkan oleh kemunculan kembali rokok ane yang hilang tepat di tempat asalnya. Rokok masih utuh, tepat satu kurang karena sudah pernah diisap sebelumnya. Ane bertanya pada ane maid, apa yang dengan sengaja dia lakukan untuk menyensor atau menakut-nakuti ane, nyatanya tidak dan pelayan ini juga kagum bercampur dengan rasa takut. Sekali lagi ane menganggap bahwa kejadian alamiah ini hanyalah kebetulan atau mata yang salah untuk dilihat.

Ane punya seorang anak laki-laki, seorang pria yang baru berusia 1,5 tahun ketika kami baru saja pulang. Tidak ada yang lain dan tidak, apa yang anak ini ane menangis setiap hari. Untuk ane terus menerus menangis bayi adalah hal yang biasa. Tetapi jika air mata itu berkepanjangan dan tidak henti-hentinya, itu akan menjadi masalah bagi kita juga.

Kami sengaja memberikan pengasuh khusus untuk bayi kami, ibu setengah baya yang cukup tekun dalam melakukan sesuatu. Ibu ini sangat responsif terhadap apa yang harus dia lakukan tanpa kita beritahu dia. Dia mulai bekerja setelah pelayan pertama pulang tanpa alasan apapun. Kehadiran ibu ini di tengah-tengah kami adalah hal yang istimewa, di mana kami menganggapnya sebagai ibu kami sendiri. Di saat-saat kita ingin dicengkeram rasa ingin tahu dan takut dengan peristiwa demi peristiwa, anehnya seseorang yang lebih tua dari waktu kita adalah anugerah, setidaknya kita merasa nyaman, terutama dari hal-hal aneh. Kekerdilan mulai mengurangi air matanya. Kami menjalani hari-hari dengan tenang dan menyenangkan sampai waktu kami menyambut orang tua kami.

Tanpa di duga kami, pengasuh bayi ini tiba-tiba datang dari pekerjaannya tiba-tiba …