Menu

Penampakkan Di Lantai 17

May 20, 2018 - Misteri
Penampakkan Di Lantai 17

Saya bekerja sebagai roomboy di sebuah hotel bintang 5 pada waktu itu saya mendapat shift malam, mendapatkan tugas membersihkan kamar di lantai 17. Malam itu hotel lagi tenang tidak ada tamu yang menginap di lantai ini, hanya ada beberapa kamar yang baru saja ditinggalkan untuk memeriksa tamunya sore itu. Dari lift saya langsung keluar kekoridor, suasana tenang disambut singgah di lantai ini.

Saya langsung menuju kamar 1728 di ujung koridor. Saya mendorong troli ke koridor, tidak tahu mengapa perasaan itu tidak cukup baik untuk melewati ruang restoran bekas di tengah koridor. Dan jalan sambil melihat ke dalam ruangan, hanya ada bangku dan meja yang masih tersusun rapi. Akhirnya sampai di kamar 1728, saya masuk dan mulai bekerja.

Di tengah pekerjaan lagi, kaget mendengar suara langkah kaki berlari di koridor. Di dalam hati (siapa ya, perasaan tidak ada tamu). mulai bergidik, aku memberanikan diri keluar, lalu aku melihat sepanjang koridor tidak ada. Lebih banyak merinding, tapi saya terus membersihkan kamar. Pas selesai berniat ngerjain ruang depan. Hanya ingin membuka pintu, seperti wanita menangis menangis dari arah ruang bekas restoran, tiba-tiba jantungku berdegup kencang.

Dimana kesepian nih lantai saya sendiri bingung tuh ngen ngen ngerjain jauh ke bawah. Jika masalah turun lift ada di ujung koridor barat, mau tidak mau harus melewati ruangan. Karena perasaan itu tidak baik, berniat untuk turun, dorong troli ke lift. ketika saya masuk ke kamar saya tidak tahu mengapa troli ini begitu berat, saya tidak bisa mendorong seperti roda. Saya tidak sengaja melihat ke dalam ruangan, dan apa yang terjadi.

Hati saya akan copot ketika melihat gadis itu lagi duduk mengenakan kemeja putih menghadapi rambut panjang menutupi lantai. Aku lari begitu aku meninggalkan troli itu sambil mendengarkan suara yang khas, tertawa kuntilanak “hihihi” dengan ketergesaanku sambil menekan tombol lift, aku masuk, dan langsung turun. Dalam hati saya berdoa kepada yang di atas untuk menjauhkan saya dari yang buruk.

Tiba-tiba saja lift yang saya naikki itu berhenti, dan tidak tahu mengapa perasaan ku semakin tidak enak dan seperti merasakan sesuatu di dalam lift. Tetapi aku mencoba memberanikan diri agar tidak takut akan peristiwa yang baru saja saya lihat di ruangan restoran tadi. Entah mengapa lift yang saya naikki itu berhenti hampir 20 menit dan tidak mau turun ke lantai bawah. Aku pun terus menerus menekan tombol lanti bawah akan tetapi liftnya masih juga tidak berfungsi.

Tiba-tiba lampu lift pun berkedap kedip seperti listrik yang kekurangan arus. Disitu perasaan ku sudah semakin tak karuan dan dalam hati aku pun terus berdoa agar hantu yang kulihat tadi tidak mengikuti sampai kedalam lif. Dan tiba-tiba lampu lift padam hingga di dalam lift menjadi gelap gulita dan aku pun tidak bisa melihat apa-apa yang ada di dalam lift, Dari situ aku sudah semakin gelisah dan perasaan takut pun menghantui saya..

Di dalam lift saya merasa ada sesuatu yang tidak biasanya seperti ada yang berdiri di belakangku. Seluruh badan ini merasa kaku dan seperti tidak bisa bergerak, Dan tiba-tiba aku merasakan hembusan angin yang menghembus di belakang pundakku..Dalam hatiku pun berkata ” aduh..gimana nie..jangan sampai lah yang kulihat tadi itu benar-benar mengikutiku ” hembusan-hembusan itu malah semakin terasa dan membuat bulu kudukku berdiri dan terasa sangat dingin sekali di area pundakku..Aku pun mencoba memberanikan diri mengambil korek yang ada di saku celana ku dan aku merasa penasaran dan ingin ku cari tahu apa yang ada di belakangku. Karena di dalam suasana lift masih gelap gulita dan lampu lift masih juga belum nyala.

Akhirnya aku pun mengambil korek di sakuku dan ku coba menyalakannya agar suasana di dalam lift tidak gelap dan aku juga bisa melihat apa yang ada di belakangku ini. Krekk….Kreekkk…” suara menyalakan korek. Pada saat aku menyalakan korek secara tidak sengaja aku melihat ada sosok bayangan yang berdiri di belakangku karena nyala korek api membuatku bisa melihat biarpun itu hanya percikan api yang tidak langsung nyala akan tetapi kita bisa melihat sekilas. Dari situ aku sudah mulai tidak karuan dan aku pun merasa gemetar di sekujur tubuhku..

Pikiran ku semakin kacau dan aku malah tidak berani melanjutkan menghidupkan korek api tersebut. Akan tetapi aku memberanikan diri menyalakan korek api lagi dan akhirnya korek api yang ku nyalakan itu akhirnya nyala dan aku tidak melihat sesuatu lagi di belakangku..sambil menunggu lampu lifnya menyala aku terus memegang korek api agar tidak padam apinya. Akhirnya lampu lift tiba-tiba hidup dan aku pun merasa lega dan tidak takut lagi dan liftnya pun mulai turun menuju lantai bawah.