Menu

NOVEL MISTERIUS

June 2, 2020 - Misteri, Mitos
NOVEL MISTERIUS

NOVEL MISTERIUS-Aku sangat senang sekali membaca novel,bukan novel romantis melainkan novel horor dan mistis.Suka saja rasanya kita membacanya sepeti penuh petualan untuk membaca novel horor.
Karena seringnya membeli novel,kamarku sudah seperti perpustakaan,ada sebagian novel lama ku yang sudah aku sumbangkan.Kadang karena tidak sempat ke toko buku jadi aku beli online saja,aku lebih suka membelinya langsung karena bisa langsung dibeli.Jika aku membeli online kadang sampai 4 hari baru sampai,maka dari itu aku tidak suka membeli online.

Sebelum aku menceritakan kejadian aneh ini,perkenalakan namaku adalah Lani.Sejak aku SMP aku suka membaca novel,jadi sampai kuliah pun aku tetap membaca novel.Jadi ke jadian ini tejadi ketika awal aku masuk kuliah,jadi kemarin aku melihat di online ada menjual buku novel yang sepertinya kelihatan menarik.Aku sudah mencoba mencari ke toko buku tentang buku tersebut,namun di toko buku tidak ada buku itu.
Terpaksa aku membeli online saat itu,entah mengapa seperti aku ingin sekali membaca buku itu.Akhirnya aku lihat-lihat di online juga mereka habis stok.Ada 1 reseller yang menjuat buku itu,namun tidak baru sepertinya bekas karena cover depannya terlihat agak kusam,tapi karena ingin membacanya jadi aku beli itu buku.

Tanpa berpikir panjang aku langsung saja memberikan alamat kepada reseller itu.Namun aneh saja rasanya sepertinya reseller online itu tidak terlalu ramah.Karena beda saja rasanya dengan resller lain yang merespon begitu semangat,tapi reseller yang satu ini sangat aneh.
Bukanya langsung menerima tapi dia malah menceramahi aku seperti memberikan amanah kepada ku.Ya si reseller mengatakan,”Kamu harus menjaga buku ini dengan sangat baik karena nanti selalu ada yang ingin merebutnya dari kamu”.Aneh tidak kalau reseller nya jawab seperti itu,banyak juga novel ku yang di pinjam oleh temanku karena sudah terlalu lama jadi aku tidak memintanya.Setelah itu karena aku ingin sekali buku itu jadi aku hanya menjawab iya saja.

Saat aku sedang duduk di sofa depan,paket…!suara tukang paket pun terdengar.Loh kok cepat sekali datangnya ya,bukannya biasanya 2 hari paling cepat ya.Emm atau mama ada beli paket juga kali ya.Aku pun bergegas langsung keluar untuk mengambil paketnya dan tukang paketnya seperti tergesa-gesa untuk memberi paketnya.Ini paketnya mbak,maaf saya lama datangnya dan tanpa basa basi lagi tukang paket tersebut langsung saja pergi.
Loh aneh banget tuh tukang paket padahal cepet banget kok paketnya dateng kok dibilang lama lagi.Aku bergegas untuk masuk dan membuka paket itu,aku membuka seperti penuh semangat karena aku ingin sekali membaca novel itu.Aneh sekali dengan novel itu karena ada sebuah kertas didalamnya,yang tertulis “Awas mereka akan mengambilnya”.Karena sepertinya aku tidak mau ambil repot aku buang saja bersama kotak buku itu.

Sembari membaca novel itu aku mengambil cemilan di dalam kamar ku,aku pun meletakkan buku itu di meja depan TV.Tidak lama aku mengambil cemilan ku,buku itu sepertinya bergeser dan terbuka begitu saja,tiba-tiba saja angin berhembus dari luar.Aku tidak mempedulikan itu dan aku langsung saja mengambil buku ku dan membacanya kembali.
Karena aku seperti asik sekali membaca buku jadi lupa kalau hari sudah gelap.Mama pun memintaku untuk menyalakan lampu teras dan menutup gerbang dan pintu.Selama aku menutup pintu buku aku letakan di sofa,tapi anehnya buku itu terjatuh di lantai.Aku semakin heran karena aku ingat betul bahwa tadi aku menaruh di atas sofa.Tapi aku hanya berpikiran positif saja saat itu,mungkin saja tadi aku tidak sengaja menyenggolnya sehingga membuat buku itu terjatuh.

Segera aku ambil buku itu dan mebawanya kekamar untuk membaca novel itu.Tidak lama aku membaca di kamar tek..tek.. seperti ada yang mengetuk kecil jendela kamar ku.Aku pun menoleh untuk melihat suara siapa yang ada di jendela malam-malam seperti ini ya.Aku pun mendekat kepada sumber suara tersebut untuk memastika kalau tidak ada siapa-siapa.Sambil membawa buku itu,karena aku takut mungkin ada maling diluar jadi aku waspada untuk membawa buku itu.
Lani..!Ayo makan dulu.Ibu pun memanggilku untuk makan malam,aku pun cepat-cepat untuk menutup horden jendelaku.Langsung saja aku keluar dan meletakan buku di atas tempat tidurku,aku segera keluar dari kamar ku untuk makan makan.

Setelah kami selesai makan aku pun kembali masuk ke dalam kamar ku,dan betapa terkejutnya aku ketika melihat buku itu berada dekat dengan jendela dan tempat tidurku berantakan seperti di acak-acak.
Aku langsung mengecek semua barang-barang lainnya apakah ada sesorang yang masuk,aku langsung mengecek ke meja belajarku karena laptobku dan hanphone ku aku letak di meja belajar ku.

Heranya aku ketika melihat laptob dan handphone ku masih tetap berada di atas meja tanpa bergeser sedikit pun.Rasa heranku semakin banyak sekali,kalau memang ada pencuri mengapa tidak ada yang hilang.Jadi siapa yang memberantaki kamar ku?
Aku semakin curiga dengan semuanya,atau Kak Hanum tadi ke kamar ya soalnya dia lebih dulu beranjak dari meja makan.

Jangan-jangan di bikin konten buat ngeprank lagi,astaga kak Hanum memang bener-bener dah.Aku tetap hanya pikir kak Hanum karena ia suka membuat konten youtobe dan suka ngeprank aku.Jadi pagi-pagi sekali aku bertanya pada kak Hanum.”Kakak semalem masuk kamar aku ya kak?
“Gak ahk orang aku semalem langsung ke kamar aku karena mau ngedit Video kok.”Serius dong kak,atau kakak ngeprank lagi ya?kan Kakak suka ngeprank aku.
Astaga kakak serius kali ini kakak lagi gak bikin konten ni.Kakak serius deh,masa ia kakak ngeprank terus ada jenanya sih,kan gak asih buat konten separuh-separuh.Emang kenapa sih kok kamu tanya ke kakak?
Gak ada apa-apa sih kak cuman nanya doang.

Keheranku semakin tibul dan ya aku tiba-tiba saja buku ku ada surat diterselip didalam nya,”Berikan buku ini.”Tulisan itu sangat membuat aku takut saat itu karena tidak pernah mengalami ini sebelumnya.
Malam ketika aku sedang membaca novel,aku kaget karena tiba-tiba da titik-titik darah yang muncul dari buku itu.Aku sempat melemparkan buku itu karena takut sekali,aku pun kembali melihat buku itu.Aaaaaaa…suara ku membuat kakak dan ibu datang ke kamar untu melihat aku.

Kamu kenapa ni?kok teriak gitu sih?Itu kak tadi aku lihat ada gambar serem banget dari buku itu.Astaga makanya jangan ke banyakan baca novel gituan dong,gini deh jadinya halu.
Gak kak aku serius liat ada gambar serem banget di buku itu kak.Ni kamu mungkin kebanyakan baca makanya jadi salah liat kali,ini aja cuman gambar hutan lani kan ibu sering bilang jangan terlalu banyak baca malam-malam.

Tapi memang tadi lani liat ada wajah serem bu.Udah deh lan kamu tidur gih anah kuliahan masih aja baca yang gituan.Aku pun langsung saja tidur dan menjauhkan buku itu dari ku,malam sekitaran jam 1 aku mendegar suara bluk seperti ada benda yang jatuh.Aku coba menbuka mataku sedikit saja,aku lihat buku dibawah dan ada sesosok perempuan yang berdiri mengambil buku itu.Aku semakin takut saat itu juga,tapi sepertinya makhluk itu tau bahwa aku memperhatikanya.Ia menatapku dan ya mukanya sangat hancur seperti ada kemarahan yang terpancar dari wajahnya.Aku mencoba untuk berdoa agar mahkluk itu segera pergi dari kamarku dan aku mejamkan mataku sampai tertidur.Ke esokan harinya aku pergi ke kampus dengan buku itu dan menaruh buku itu di perpustakaan kampus.

Baca selanjutnya….