Menu

MURID MISTERIUS

June 14, 2020 - Misteri, Mitos
MURID MISTERIUS

MURID MISTERIUS-Perkenalkan namaku adalah Andiyono.Aku adalah seorang guru komputer di Sekolah Menegah Kejuruan.

Pengalamanku kali ini tentang murid perempuan yang menemaniku saat di ruang Komputer.

Pertemuanku dengan murid itu tidak bisa aku lupakan hingga saat ini.

Hari itu aku sengaja ke sekolah lebih awal untuk menyiapkan beberapa bahan pengajaran.

Kira-kira aku sampai di sekolah jam 6 kurang.Aku pun segera menuju ruang komputer untuk mempersiapkan materi untuk aku pakai mengajar hari itu.

Karena aku datang terlalu pagi,maka sangat sepi sekali sekolah itu alias belum ada yang datang.Hanya Satpam sekolah saja yang sudah datang untuk membuka gerbang sekolah.

Segera aku masuk keruang komputer dan menghidupkan komputer yang akan aku gunakan.Ketika pertama kali masuk,aku memandang sekeliling ruangan dan tidak ada siapa-siapa di dalamnya.

Aku memfokuskan pikiranku untuk menyelesaikan bahan pengajaran itu sesegera mungkin.

“Bruuukkk!”

Terdengar suara di belakangku

Spontan saja aku langsung menoleh kebelakang untuk melihat ada siapa dibelakangku,namun tidak ada siapa-siapa di belakangku hanya aku saja dalam ruangan itu.

Aku kembali fokus melanjutkan pekerjaanku.Dan saat itu entah mengapa suasana pagi itu menjadi lebih dingin.

Aku menaikkan retsleting jaketku sambil berharap ada secangkir kopi di hadapanku.

Dan ketika aku sedang fokus itu tiba-tiba ada seorang anak murid perempuan yang tidak aku kenal.Ia berjalan dari belakangku,melewati sampingku menuju pintu keluar yang ada di hadapanku.

Saat itu aku sangat kaget karena anak murid di belakangku itu melewatiku.Murid itu perempuan berambut panjang yang terurai.

“Hei!Kamu dari mana?”sapaku padanya.

Ia berhebti namun tidak menoleh padaku.Murid perempuan yang aneh itu sangat misterius sekali,ia langsung saja menuju pintu yang ada di depanku.

“Hei!”Bapak nanya kok gak di jawab?”aku memanggilnya agak menyentak.

Murid misterius itu kembali berhenti,ia langsung menoleh padaku.Wajahnya hampir semua tertutup oleh rambutnya,seketika itu juga aku merinding.

Tatapannya begitu tajam padaku!

Tidak lama kemudian ia tersenyum padaku.

Ia memalingkan wajahnya dan berjalan,aku pun terbengong dan terdiam melihat tingkah aneh murid itu.

Ia berjalan menuju pintu keluar. Namun ketika sampai di depan pintu, ia tidak keluar namun belok ke kanan.

Dekat pintu itu ada sebuah ruangan kecil untuk menyimpan berbagai aksesoris dan peralatan komputer.

Aku segera bangkit berdiri, dengan rasa penasaran dan jantung yang berdegup kencang aku segera menyusul murid perempuan misterius itu.

Betapa kagetnya aku ketika masuk keruangan itu ternyata tidak ada siapa-siapa hanya ada beberapa komputer bekas di dalamnya.

Aku sangat merinding sekali saat itu langsung saja aku masuk ke dalam ruang komputerku dan mengambil barang-barangku.

Baca selanjutnya…