Menu

MISTERI VILA KOSONG

May 24, 2020 - Misteri, Mitos
MISTERI VILA KOSONG

MISTERI VILA KOSONG Ayah baru saja membeli vila,karena baru di beli oleh ayah jadi kami pergi untuk melihat dan membersihkan vila itu.Ada satu vila di di depan vila kami yang kosong,vila itu terlihat sangat aneh sekali.Vila itu lain dari sendiri dari vila-vila lainya.Terlihat seperti bangun tua dan kuno,namun unik bentuknya.

Kami pun menginap di vila itu karena Ayah sedang cuti 2 hari dan pas juga aku dan kakak sedang libur.Jadi kami menginap sementara di vila dan membuat acara kecil-kecilan di vila.Semua berkumpul di halaman belakang vila untuk makan bersama.Aku pun bergegas untuk menutup gerbang depan karena tadi Ayah baru saja dari kantor lurah.Aku pun bergegas untuk menuntup gerbang,aku melihat seperti seseorang di dalam Vila itu.Aku memperhatikan dari kejauhan namun tidak terlalu jelas yang aku lihat karena didalam gelap hanya lampu depan saja yang menyala itu pun redup.

Suci…”Iya kak”.Aku pun langsung bergegas ke dalam karena kak Siska sudah memangilku,aku pun segera masuk di dalam rumah.Setelah selesai semuanya kami pun kembali ke ruang tamu,aku dan kak siska kembali ke atas dan mengobrol di balkon atas.Jadi aku mencoba menceritakan apa yang aku lihat tadi dalam rumah itu pada kak Siska.Namun kak siska tidak percaya dan hanya mengatakan mungkin perasaan ku saja.
Aku pun mencoba melihat-lihat lagi rumah itu dari balkon atas,namun tidak ada apa pun yang aku lihat saat itu.Kami pun kembali untuk masuk kedalam,aku menutup pintu astagaa…apa itu?Aku seperti melihat benda putih melintas pas di depan vila kosong itu.
Bulu kuduk ku pun berdiri aku merinding saat itu juga,aku cepat-cepat untuk menutup pintu dan kembali ke Kamar.

Kesokan harinya aku dan kak Siska Jogging di keliling vila sekalian melihat-lihat suasana di daerah tersebut.Setelah kembali aku meninggalkan kak Siska di depan,namun tidak lama aku masuk kak Siska seperti orang panik saat itu dan langsung menarik tangan ku.
Kak kenapa …?Gak kenapa-kenapa ayuh sebentar ke atas.Sikap kak siska sangat aneh sekali,tiba-tiba saja kak siska tersandung di tangga terakhir,Aduhh..!Astaga kak..!kakak kenapa sih kok tiba-tiba aneh gitu sih kak?Loh kakak kenapa ci.?Loh kok kakak nanya balik?
Kan tadi yang nari tangan aku ke atas kakak.”Haahh..,aku narik tangan kamu?perasaan kakak tadi di depan deh.Astaga kak coba inget dulu kak.

O..oh iya Kakak baru inget tadi kakak di depan lihat kayak ada perempuan di depan rumah itu ci,terus kakak tanya dia.Eh di gak jawab terus kakak benerin tali sepatu kakak,teruss..kakak kok tiba-tiba disini ya?
Yaa ampun kak jangan-jangan,Sucii.. jangan buat kakak makin takut aja deh.Udah hayu kita mandi dulu.

Kejadian aneh itu sudah di alami oleh kakak Siska,aku semakin yakin pasti ada sesuatu di rumah itu.Namun aku tidak bisa berbuat apa-apa,karena kami masih penduduk baru disini.Tapi aku tetap ingin tau ada apakah di vila itu sampai kak Siska tidak sadar seperti tadi.
Kami pun tidak menceritakan hal ini kepada Ibu dan Ayah,karena mereka juga sedang mencari pembantu untuk mengurus vila ini nanti.Jadi aku pikir kami tidak akan terlalu lama di sini.

Malam pun tiba,seperti biasa kami duduk di balkon atas tidak lama lagi aku mendengar seperti ada suara minta tolong dari dalam vila itu.Suaranya terdengar kecil tidak terlalu jelas,aku tatap kak siska ternyata dia santai saja.Aku berpikir mungkin aku saja yang dengar suara aneh itu.Aku tidak tanya kepada kak Siska karena aku takut dia kenapa-kenapa lagi.Aku pun menyuruh kak Siska untuk masuk kedalam,kak Siska merasa aneh juga terhadapku karena tiba-tiba saja aku suruh ia masuk.Untung saja kak Siska ingin masuk,kami pun lansung tidur.

Saat tidur aku terbangun kira-kira jam 1 malam,entah apa yang membuat aku sontak bangun saat itu.Aku pun kembali untuk memejamkan mataku,namun aku seperti mendengar suara itu lagi.Ya tuhan…mengapa suara itu terdengar lagi,mencoba menutup mataku dan mencoba pura-pura tidak dengar apa-apa,sama saja hasilnya Nihil.Aku masih mendengar suara itu,sontak saja aku berdoa dalam hati agar tidak ada hal aneh lagi yang.Setelah aku berdoa suara itu mulai hilang dan aku bisa kembali tidur karena memang sudah ngantuk sekali.

Setelah aku keluar rumah pagi kira-kira jam 7 aku melihat ada seorang Kakek-kakek di depan rumah itu sedang menyapu halaman.Aku pun menegur kakek itu,ia juga sepertinya kelihatan ramah kepada ku.Aku pun ingin bertanya tentang vila ini kepada kakek itu,aku sedikit bertanya kepadanya.
“Kakek pemilik vila ini ya kek?”,Tidak nak,kakek hanya tukang kebun yang membersihkan di sekeliling rumah ini saja.Oh gitu ya kek,saya boleh tanya siapa pemilik rumah ini kek?
1 tahun lalu pemilik rumah ini meninggal nak,Ibu Meri nama pemilik rumah ini.

Jadi kakek sudah lama kerja disini kek?.Iya kakek sudah cukup lama menjadi tukang kebun disini.Setelah Ibu Meri meninggal kakek hanya 1 kali seminggu membersihkan Kebun dan halaman rumah ini.Ohh gitu ya kek,jadi kalau gitu kakek di gaji sama siapa kek?Maaf sudah banyak bertanya kek.Iya tidak apa nak,kakek di gaji oleh Anaknya bu Meri yang tinggal di Paris nak.owhh gitu ya kek,bu Meri meninggal karena apa kalau boleh tau kek?

Jadi kejadiannya sewaktu itu bu Meri dengan Pak Selamet sedang bertengkar,bu Meri berdiri di balkon dan ia jatuh dari balkon atas ke bawah.Saya sangat sedih karena bu Meri orang yang sangat baik,ia juga tidak pelit orangnya.Namun saat itu ia melihat suami bersama perempuan lain sehingga membuat mereka bertengkar saat kebat saat itu.
Ya ampun kasihan sekali bu Meri ya kek.Sebelumnya terima kasih ya kek dan maaf menggangu waktunya saya mau masuk dulu soalnya mau masak kek.Terima kasih sekali lagi ya kek.

Setelah aku berjalan masuk kedalam aku menoleh kebelakang untuk memeberikan kakek itu buah yang baru saja aku beli,tapi…kakek itu tiba-tiba saja menghilang.Ya ampun kakek itu cepat sekali perginya,ya udah deh mungkin kakek itu tadi banyak kerjaan.

Aku pun mengusul kan kakek itu kepada Ayah agar menjadi tukang kebun di vila kami.Namun Ayah mengatakan bahwa tidak pernah ada Kakek-kakek yang membersihkan rumah itu karena rumah itu sudah lama tidak ada penghuninya.Astaga jadi aku tadi berbicara dengan siapa ?Aku semakin takut saja saat Ayah mengatakan itu kepadaku.Vila kosong itu sangat menyeramkan dan penuh misteri.

Baca selanjutnya…