Menu

MISTERI SUMUR TUA

June 1, 2020 - Misteri, Mitos
MISTERI SUMUR TUA

MISTERI SUMUR TUA -Terdapat 1 sumur tua di belakang rumah lama kami yang dulu,sekarang kami sudah pindah dari rumah itu karena Ayah juga di pindah tugaskan.Sebelum melanjutkan cerita ini,perkenalkan namaku adalah Alya,aku memiliki 3 orang kakak perempuan aku adalah anak terakhir dari 3 bersaudara.

Kakak ku Pertamaku kuliah di Bandung jadi ia hanya pulang sekali 2 minggu ke Semarang.Jadi kakak kedua ku sekolah di Bogor tinggal di rumah tante,ia sekolah di bogor karena tanteku tidak ada teman dan juga kakak ku sempat memang ingin sekolah di Bogor lengakap lah sudah keinginannya.Jadi hanya aku lah yang tinggal bersama ayah dan ibu.Sempat aku yang ingin tinggal bersama tante,tapi karena kelas 9 jadi tanggu untuk pindah lagi.

Jadi selama 1 tahun kurang lebih kami di Semarang banyak kejadian-kejadian aneh yang sering aku rasakan.Aku sering sekali mendegar sesuatu dari sumur tua di belakang rumahku.Jadi dapur dengan kamar ku tidak terlalu jauh jarangnya,pintu dapur terus berjalan 5 langkah saja sudah ada pintu kamar ku si sebelah kanan.

Teman ku sering bertanya soal sumur yang berada di belakang rumah kami.Karena sumur itu kata nya dulu ada seorang anak kecil pernah jatuh kedalam sumur itu dan katanya sering ada suara aneh dari dalam sumur itu.Sumur itu tidak terlalu jauh dari jalan jadi terkadang orang belakang bisa lewat dari belakang rumah kami agar cepat sampai.

Tapi aku hanya tersenyum dan mengatakan tidak pernah ada terdengar apa-apa,memang selama kami tinggal belum ada hal-hal aneh yang aku rasakan.Kejadian ini pertama kali aku rasakan ketika tugasku masih banyak kira-kira jam 11 lewat aku disuruh ibu untuk tidur karena sudah larut malam kata itu di lanjut besok pagi saja.

Tapi karena tanggu jadi aku lanjutkan saja dulu dan ibu langsung tidur saat itu karena aku menyuruhnya untuk istirahat duluan.Paa kira-kira jam 12 aku mendengar suara air yang menetes dari dapur,aku tidak tau apakah itu keran air bocor atau bagaimana.Setelah beberapa saat suaranya tidak terdengar lagi,aku pun langsung saja membereskan buku-buku agar bergegas untuk tidur.Tidak lama aku berbaring tuk-tuk seperti ada yang mengertuk pintu dari daerah dapur saat itu.Aku saat heran dan berpikiran siapa malam-malam begini bertamu,aku pun langsung tidur saja tanpa menghiraukan suara itu.

Tuk..tuk suara itu terdengar lagi,astaga jangan-jangan ada tikus lagi didapur.Aku tidak berpikiran kemana-mana hanya aku pikir itu tikus.Huuhuu,aku pun seperti mendengar suara anak kecil yang menangis,aku semakin takut karena mendengar suara itu.Cepat-cepat saja aku tidur karena tidak ingin mendengar suara itu.

Kejadian berikutnya saat lah menyeramkan,malam saat aku sedang ke kamar mandi aku pun mendengar suara itu kembali lagi aku mendengar suara itu dari luar dapur.Jadi karena sangkin penasarannya aku pun membuka jendela yang menghadap sumur itu.Aku mengintip dari kaca jendela tersebut,astagaaa bulu kuduk ku merinding ketika aku seperi melihat anak kecil yang masuk kedalam sumur itu dengan cepat.Aaaap aku menutup mulutku karena malam-malam ada anak kecil masuk kedalam sumur itu.Aku berlari ke kamar ku dan langsung menceritakannya pada Kak Ani.Kak Ani pun mengatakan mungkin kamu salah lihat saja kali.Tidak mungkin ada anak kecil bermain dekat sumur malam-malam,sudah kamu tidur saja.Kak Ani tidak percaya dengan apa yang aku katakan dan menyuruh aku kembali tidur.

Pagi-pagi sebelum aku berangkat sekolah aku pun melihat sumur itu dan tidak ada apa-apa didalam sumur itu,hanya tampak sedikit air saja dan sepertinya air hujan.

Pada hari sabtu kak Ani biasa pulang kerumah jadi pas itu juga Ayah dan Ibu pergi ke acara kantornya ayah.Jadi dari siang sampai sore aku sendirian dirumah,menunggu kak Ani datang.Jadi sore sekitaran jam 5.30 aku masih membuka jendela dapur ketika aku ingin menutupnya aku melihat ada sesuatu yang keluar dari sumur itu.Tidak ada seorang pun yang lewat saat itu karena sudah sore jadi orang jarang lewat dari belakang.Aku melihat ada tangan keluar dari sumur itu aku ingin lari tapi badanku sepertinya terasa kaku,tangan itu semakin keluar dan tampak lah kepala yang keluar dari sumur itu.Aku ingin meminta tolong saat itu namun aku tidak bisa membuka mulutku.Rasa takutku semakin mengguncang dan jantungku rasanya sudah berhenti berdetak karena cepat sekali detakan jatung ku saat aku melihat kepala itu keluar.

Alya…alyaaa suara itu membuat aku sadar dan ingin menoleh tapi belum bisa aku ingin berteriak,tapi tidak bisa aku berusaha memalingkan pandanganku dan akhirnya aku berhasil berlari menuju ruang depan.Aku takut sekali sampai Kak Ani kaget karena aku menagis memeluknya saat itu.
“kamu kenapa ya?”,kok muka kamu oucet banget,kamu sakit ya?
“kaakk aku tadi melihat ada yang keluar dari sumur itu kak,aku takut kak.”Ya ampun ya,gak ada apa-apa kok disana kamu tenang ya jangan takut.Kalau kamu takut seharunya mereka yang takut sama kita.Ya udah berdoa yuk jangan nangis lagi.

Saat itu aku sangat takut Ayah pun berkata kalau ayah pergi jangan buka-buka jendela ya.Semenjak itu jika aku sendiri aku tidak pernah ke dapur,tapi aku sering sekali mendengar suara menangis di dari sumur itu.

Baca selanjutnya….