Menu

Misteri Gunung Sibayak

April 28, 2018 - Misteri
Misteri Gunung Sibayak

Gunung Sibayak terletak di desa Semangat Gunung, Kabupaten Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara menjadi salah satu tujuan wisata bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Gunung api yang menyajikan pemandangan indah juga menyimpan banyak misteri dan kisah mistis.

Tidak sedikit pelancong adrenalin yang menantang di gunung sering terganggu oleh pendaki gunung. Salah satu penghuni tak terlihat yang diyakini sebagai penghuni gunung ini adalah penduduk. Bahkan, kabarnya ada salah satu pendaki yang hilang dan memasuki pemukiman orang-orang yang tinggal di sekitar gunung Sibayak.

Beberapa tahun yang lalu, Masyarakat sekitar membuka usaha di kaki gunung Sibayak. Saat itu seorang turis Jepang nekat melakukan pendakian sendirian tanpa bantuan pemandu. Diduga melintasi batas jalur pendakian, para turis akhirnya kalah ke daerah Gunung Sibayak yang jarang melewati pendaki dan penghuni. Karena tidak turun, warga setempat akhirnya meminta bantuan kepada tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Sumut untuk mencari keberadaan turis Jepang.

Selama beberapa hari pencarian, turis Jepang ditemukan di hutan di belakang gunung Sibayak. Kondisinya sangat lemah dan dehidrasi berat. Tim Basarnas segera mengevakuasi dan memberikan pertolongan pertama. Selama interogasi, turis Jepang itu mengatakan bahwa belum banyak orang yang lewat. Sampai akhirnya dia masuk ke desa warga, tetapi tidak ada yang mengabaikannya.

“Dia tidak tahu itu kota hantu,” katanya. Di dalam desa, pendaki dari Negeri Sakura masuk ke pasar tradisional dengan berbagai kegiatan pembelian dan penjualan. Banyak makanan yang dijual di sana, mulai dari kue, daging, minuman, dan lainnya.

Merasa lapar, dia mencoba mengambil makanan dan minuman di jajakan pedagang. Anehnya, tidak ada makanan yang bisa diraih. Para pedagang makanan juga sepertinya tidak melihat keberadaannya. Menjelang sore, dia adalah pesta orang-orang di kotapraja. Banyak orang yang menikmati hiburan malam untuk membakar api. Meski terkesan aneh, turis itu tetap tidak menyadarinya. Dia terus berjalan menyusuri sungai di hutan. Di sana ia menemukan tim Basarnas dalam keadaan pingsan karena kelaparan dan dehidrasi.

Untungnya, para turis tidak makan makanan orang-orang. Orang tua itu berkata, jika kita makan, kemungkinan kita tidak akan kembali lagi “kata Era tentang kisah mistis para turis Jepang yang alami. Bukan hanya sosok seorang bunian yang mengerikan. Dari kisah pendaki gunung Sibayak, banyak juga yang melihat Penampilan wanita dalam busana putih Bahkan, seringkali para pendaki gunung, terutama pendaki wanita sering dirasuki dan bertingkah aneh.

“Biasanya itu sering menjadi pasangan pecinta trance. Banyak yang sering melihat penampakan setelah melewati aula dan menuju tikungan” katanya. Salah satu pendaki yang pernah berkuasa dievakuasi di toko Era. Sebelum mendaki, ada tiga kekasih yang mendaki gunung Sibayak. Saat melewati lorong, salah satu kekasih terlibat dalam argumen mulut.

Sesampainya di halaman kawah belerang, kekasihnya hanya berdiri di sana tanpa kata. Ketika Anda ingin turun di sore hari, wanita itu duduk sendirian sambil menangis sedih. Ketika diundang kembali ke rumah, wanita itu bahkan mengambil ke hutan di belakang gunung. “Wajahnya pucat seperti yang dia katakan (saya ingin kembali ke sana, di sana rumah saya). Namun arah pulang ke rumah berlawanan dengan jalan yang ditunjuk wanita itu” kata Era.

Teman-teman pendaki merasa ada keanehan dari sikapnya. Tiba-tiba, wanita itu segera pingsan dan akhirnya di ring oleh teman-temannya di kaki gunung. Tidak hanya itu, cerita mistis juga pernah dialami oleh pendaki ketika mencari pendaki yang hilang di gunung ini. Ketika berada di dekat kawah belerang gunung Sibayak, tiba-tiba daerah itu tertutup kabut tebal. Ketika kabut menghilang, salah satu temannya menghilang. Ketika mencari di sana-sini, keberadaannya masih belum di ketahui.

“Mereka kemudian turun meminta bantuan warga, orang tua korban juga diajak untuk mencari bersama, tetapi tidak ditemukan” kata Era.

Keesokan harinya, warga desa dalam membantu orang pintar langsung melakukan ritual pelepasan ayam ke kawah gunung Sulfayak. Segera, pendaki yang hilang segera muncul di tempat di mana dia terakhir berdiri.