Menu

Mimpi Di Dalam Mimpi

May 8, 2018 - Misteri
Mimpi Di Dalam Mimpi

Assalamualaikum, KCH, memperkenalkan nama saya ebta setiadi dari Lampung. Ini adalah pertama kalinya saya berbagi cerita di sini dengan judul mimpi dalam mimpi, jadi maaf jika ada kata dan tulisan yang salah. Sebagai informasi saya tinggal sendiri di rumah, ibu dan ayah saya sudah meninggal, dan keempat kakak perempuan saya (3 perempuan dan 1 laki-laki) semuanya menikah dan hidup terpisah, kecuali saudara laki-laki saya, yang tinggal di dekat rumah saya, rumahnya bersatu tetapi berbeda rumah , ya jadi lah, langsung saja ke ceritanya ya.

Ini adalah yang asli dan belum lama ini, sekitar pertengahan Februari. Untuk beberapa alasan sejak awal 2018 saya sangat setia mengunjungi blog ini dan saya juga mengumpulkan aplikasi hantu di sana dari 1-5 dari pengembang asevha (bukan promosi). Kembali pada cerita, itu sekitar jam 1 siang, saya tidur di ruang depan, (saya punya 3 kamar, depan dan belakang, semua tanpa pintu, hanya tirai).

Saat tidur saya bermimpi bahwa ada 3 pemuda di desa saya, dan di depan televisi duduk nama anak pertama dari kakak perempuan saya, tetapi dalam mimpi itu hanya diam sambil memegang remote. Dan 3 pria muda di ruang depan saya, bercanda sambil bermain kartu. (Memang kamar saya sering menjadi tempat berkumpulnya para pemuda) dan tiba-tiba saya bangun dari mimpi dan minum dan buang air kecil, kemudian saya memutuskan untuk kembali tidur.

Nah di tidur kedua ini semuanya dimulai, saya tidak tahu mengapa mimpi saya, tetapi dalam mimpiku semua pemuda ini hilang, dan keponakan saya masih duduk di kursi tanpa ekspresi, dan memegang remote televisi di negara bagian. mati televisi (saya juga bingung).

Di dalam mimpi, aku duduk di ruang tamu, dari ruang tamu aku bisa langsung melihat jalan. Saya melihat jalan dan melihat mas beni (saudara laki-laki teman saya, yang memainkan rumah saya, dia seorang duda) pergi ke cerita. Ketika saya sedang duduk, saya melihat ke jalan dan saya melihat hati saya menuju ke rumah saya, dan tiba-tiba saya terbangun dari mimpi itu, tetapi anehnya saya tidak benar-benar bangun.

Saya melihat diri saya tidur di ruang depan, dan baru bangun dari mimpi yang melihat impian saya ke rumah saya, saya bermimpi bahwa saya terbangun antara sadar dan tidak sadar. Kembali ke cerita, setelah saya bangun dari mimpi kedua yang melihat mas beni pergi ke rumah saya, mimpi pertama saya (saya yang asli tidak terjaga) di mimpi pertama saya, saya terbangun dan saya berkata dalam hati saya, apakah benar saya mimpi itu mas beni mau ikut.

(Masih dalam mimpi loh, tapi mimpi atau tidak, jelas aku terbangun dari mimpi yang melihat mas beni tadi, tapi aslinya kamu masih tertidur) kembali ke cerita, nah akhirnya aku mendengar suara mas mas dan dia ssmbil berbicara, nik di mana kamu, nik di mana kamu. Seolah-olah dia tahu jika ini ada di rumah, baik setelah dia menyadari bahwa aku berada di ruangan sepenuhnya dari sebelumnya, dia diam dan tidak mengatakan apa-apa lagi.

Saya hanya bisa melihat bayangan dari balik gorden yang sedang mempermainkan saya, baik ketika di jam tangan itu saya tidak bisa bicara, tidak bisa bergerak, dan dada saya yang ringkas. Akhirnya saya bangun lagi dari mimpi, dan ini saya benar-benar bangun. Tubuh asli saya bangun, tubuh saya basah oleh keringat. Saya tidak mengerti apa yang baru saja terjadi, mengapa saya bisa bermimpi dan dalam mimpi saya bisa bermimpi lagi, seperti yang saya lihat saya bangun dari mimpi, karena benar dalam mimpi itu saya tidur di kamar yang sama, dan mimpi itu adalah bawah sadar.

Saya benar-benar tidak mengerti, dan pengalaman itu benar-benar membuat saya bertanya-tanya apakah saya terbangun dari mimpi itu sekarang, tetapi mengapa saya bisa bangun dari mimpi bahwa ada bayangan masoh di pertunjukan saya. Dan ketika diriku yang sebenarnya bangun. Sama sekali tidak ada. Jika ada yang bisa menjelaskan apa yang saya alami, saya ingin menjelaskan kepada saya. Semoga itu cerita saya, dan mungkin lebih suka curhat. Tetapi sampai saat ini saya tidak mengerti kejadian itu. Terima kasih sudah membaca ceritaku.