Menu

LORONG KANTOR

May 7, 2020 - Misteri, Mitos
LORONG KANTOR

LORONG KANTOR Sebelum aku menceritakan kejadian-kejadian aneh yang aku alamu, aku ingin memperkenalkan diri ku terlebih dahulu.Nama ku adalah Ismiralda, atau sering di panggil dengan Ismi atau mi kayak pikir makanan gitu yah, tapi mi itu hanya teman ku yang Bernama Rani yang sering memangggil ku mi.Aku ingen menceritakan kejadian aneh di lorong Kantor. Ya, lorong yang kosong dan menyeramkan.Lansung saja aku ceritakan hal-hal apa saja yang aku alami ketika melihat lorong itu.

Kejadian pertama ku ketika aku lembur dikantor. Yah,, biasalah ya kalau namanya lembur mah sampai tengah malam.Aku tidak sendri didalam kantor ku, masih ada 2 orang temanku, kami juga bersamaan lembur di kantor. Tepat pada tengah malam aku ingin istirahat sejenak.

Seperti biasa nya aku selalu suka berdiri tepat di pintu yang menghadap ke lorong kantor. sebuat saja lorong itu dengan lokos ( Lorong Kosong ),karena lorong itu adalah lorong menuju belakang kantor. Lorong itu kosong karena jarang orang melalui pintu belakang, lorong itu hanya di bersihkan oleh clening cervice setiap siang saja selebihnya tidak ada lagi yang melewati lotong tersebut.

Ketika aku berdiri disana aku seperti melihat ada bayangan seseorang disana, namun tidak jelas aku melihat itu siapa, aku berpikiran itu adalah Clening Service kantor saja. Jaka..! aku memangil nama CS itu,
karena aku mulai penasaran, sedang apa Jaka tengah malam seperti ini membersihkan lorong itu dalam benakku.Jaka,,sedang apa kamu disitu ??, aku memangil namanya dari kejauhan. Tapi tetap saja tidak ada suara apa pun, Karna lorong itu sangat gelap jadi aku tidak bisa jelas untuk melihat nya. Ismi.. sedang apa kamu ? teman ku memanggil ku.

” Ehh, ini ngapain joko malem-malem di lorong itu ?? Aku menanyakan itu kepada Rani (Rani adalah temanku dari awal aku masuk ke kantor ini )
” Jaka ? Bukanya jaka lagi di dapur ya ? Dia baru aja deh nganterin kopi ke ke ruang kita. ” Loh , Itu dia disana, aku menunjuk ke lorong itu, namun tidak ada siapa pun disana. Mana mi? gak ada siapa-siapa disana, kamu mungkin salah liat kali. Gak ni aku beneran liat ada seseorang disana, masa tadi kamu gak liat si ni . Ya ampun mi dari pertama aku dateng itu cuman kamu yang aku liat disini.Udah yuk balik kerja lagi biar cepet pulang.

Aku masih tetap memikikan siapa kah orang yang berada di lorong itu. Setelah semua selesai aku dan Rani bergegasa untuk pulang. Sebelum naik ke life,aku baru ingat kalau kunci mobil ku ketinggalan di atas meja.
Aduhh ni..! Kunci mobil ketinggalan di atas meja lagi, aku ambil dulu ya ni kamu turun duluan aja.”Kamu gak mau di temenin mi ? ” Gak usah ni cuman ngambil itu doang kok.
Ok deh kalau gitu aku tunggu kamu di bawah ya mi. “Ok ni.”

Astaga kenapa mesti ketinggalan sih buat repot aja,aku berbicara sendiri seperti orang gila. Setelah aku keluar dari ruangan, aku mendengar suara tangisan dari lorong tersebut. Ya ampunn..,, seketika saja aku merinding.
Aku memberanikan diri untuk melihat kelorong itu.” Hello siapa disana ?? hellooo, seketika itu saja suara itu hilang, setelah aku bergegas untuk kembali ke bawa,suara itu terdengar kembali.
Astagaa, aku mulai cemas, namun aku mengabaikan itu saja. Lalu tiba tiba suara tong sampah dilorong itu terjatuh Brraaak… suara keras itu membuat aku kaget.

Ya tuhan tolonglah aku,aku berdoa dalam hati ku untuk menangkan hati ku. mbak… ya ampun Jaka, kamu buat saya jatungan aja. Bukannya sudah pulang ya mbak ? kok mbak disini sendirian ? ehh iya tadi kunci mobil aku ketinggalan. Kamu kok disini ? saya mau ngambil gelas mbak di ruangan nya mbak.

Ohh iya, saya ingin tanya ke kamu Jaka, tadi kamu ngapain di lorong itu ? “Lorong …? saya tidak ada ke lorong deh mbak. Terus tadi kamu denger suara gak tadi? Oh itu tadi suara tong sampah mbak,tadi gak senganja saya tabrak mbak . Astaga Jaka saya pikir tadi siapa.Emmm suara orang nangis kamu denger gak ?
“suara orang nangis mbak ? Iya suara orang nangis!, kamu denger gak ? gak tuh mbak mungkin mbak salah denger kali.Orang saya tadi baru dari dekat lorong berdirikan tong sampahnya Tidak ada suara apa-apa kok mbak.”Hmm ya udah kalau gitu saya pulang dulu ya Jaka. Oke mbak, hati-hati. “Ok byee…! Di sepanjang jalan menuju lantai bawa aku terus berpikir, siapa ya orang itu ?

Baca selanjutnya….