Menu

Kisah Tsunami Di Aceh

April 9, 2018 - Misteri
Kisah Tsunami Di Aceh

Peristiwa yang sangat memilukan terjadi di Bumi Mekah beranda. Gempa bumi dan Tsunami di Aceh pada Minggu pagi, 26 Desember 2004. Sekitar 500.000 jiwa hanyut dalam sekejap di seluruh dunia bahwa pelekunya berbatasan dengan Samudra Hindia. Di wilayah Aceh adalah korban terbesar di dunia dan bangunan ribuan mayat yang hancur, ribuan juga hilang dan tidak ditemukan dan juga ribuan mayat dalam jumlah besar.

Gempa terjadi tepat waktu pada pukul 7:58:53 GMT. Pusat gempa terletak di bujur 3,316 ° LU 95.854 ° BT sekitar 160 km barat Aceh sedalam 10 kilometer. Gempa bumi berkekuatan 9,3 menurut skala Richter dan dengan gempa ini paling kuat dalam 40 tahun terakhir yang melanda Aceh, pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan hingga pantai Timur. dari Afrika.Kepanikan terjadi dalam durasi terpanjang dalam sejarah kegempaan tercatat Bumi, yaitu sekitar 500-600 detik (10 menit).

Beberapa ahli mengatakan hasil dari gempa bumi berkekuatan gempa ini, mampu membuat seluruh dunia bergetar dengan amplitudo vibrasi di atas 1 cm. Gempa yang berpusat di tengah lautan, Indonesia, juga memicu gempa bumi di berbagai tempat di dunia. Gempa bumi tersebut menyebabkan tsunami yang mengakibatkan sekitar 230.000 orang meninggal di 8 negara. Gelombang tsunami setinggi 9 meter.

Bencana ini adalah kematian sejarah. Indonesia, Sri Lanka, India, dan Thailand adalah negara dengan jumlah kematian terbesar. Kekuatan gempa pada awalnya dilaporkan mencapai 9,0 magnitude. Pada bulan Februari 2005 melaporkan magnitude gempa bumi magnitude 9.3. Meskipun Pusat Peringatan Tsunami Pasifik telah menyetujui jumlah tersebut. Namun, Survei Geologi Amerika Serikat menetapkan besarnya 9.2. atau saat menggunakan satuan seismicmoment (Mw) 9,5. Kecepatan pengacakan diperkirakan 2,5 km / detik dalam arah antara North-Northwest dengan panjang antara 1200 hingga 1300 km.

Menurut koordinator bantuan darurat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jan Egeland, korban tewas akibat tsunami Badai di 13 negara (sampai Minggu 2/1/2005) mencapai 127.672 orang. Tapi jumlah korban jiwa di Asia Tenggara, Selatan Asia, dan Afrika Timur yang sebenarnya tidak pernah bisa diketahui, diperkirakan setidaknya 150.000 orang. PBB memperkirakan mayoritas korban jiwa tambahan berada di Indonesia.Sebab, sebagian besar bantuan kemanusiaan terhambat karena masih banyak daerah yang terisolasi. Sementara jumlah korban tewas di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara, menurut Departemen Sosial RI (11/1/2005) adalah 105.262 orang. orang-orang. jiwa korban dengan 168.183 paling banyak dijatuhkan di Indonesia, 115.229 (per minggu 4/1/2005). Sedangkan total yang terluka sebanyak 124.057 orang.

Menurut Survei Geologi AS, jumlah korban tewas mencapai 283.100, 14.000 orang hilang dan 1.126.900 tunawisma. Menurut PBB, 229.826 orang hilang dan 186.983 tewas. Tsunami gempa bumi Samudra Hindia dan Tsunami terburuk menjadi 10 tahun terakhir. Di Indonesia, gempa bumi dan tsunami menelan lebih dari 126.000 korban jiwa. Puluhan bangunan hancur akibat gempa besar, terutama di Meulaboh dan Banda Aceh di ujung pulau Sumatera. Di Banda Aceh, sekitar 50% dari semua bangunan rusak diterjang tsunami. Namun, sebagian besar korban disebabkan oleh tsunami yang melanda pantai Barat Aceh.

Aceh lumpuh total, ketika gempa bumi dan Tsunami di Aceh, kebetulan di Jakarta sendiri sedang dalam penyelenggaraan acara Halal Bi Halal Aceh menyambut lebaran pasca Idul Fitri. Gempa terjadi pada pukul 04.00 EST hingga 9 pada skala Richter pada tanggal 26 Desember 2004, gempa bumi di Samudra Hindia, di lepas pantai barat Aceh. Tepat pukul 12:00 malam, satu persatu orang Aceh yang hadir di Istora Jakarta panik karena hubungan telepon seluler ke Aceh putus, semua mulai panik akan kejadian tersebut.

Wakil Presiden Jusuf Kalla yang hadir mengatakan, “Aceh dalam bencana besar, kemungkinan saja akan terjadi
gempa besar di Aceh, banyak bangunan yang rusak mungkin tidak lebih parah daripada papua
gempa bumi 6,4 SR. ”
Kami tahu beberapa momen menjelang gempa di Aceh telah terjadi gempa pada 26 Desember 2004, gempa 6,4 SR mengguncang Nabire, Provinsi Papua tercatat 30 orang tewas.