Menu

Fakta Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

July 1, 2018 - Fakta
Fakta Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatra Utara, terus dilakukan. Hingga saat ini, 21 korban telah ditemukan.

Kepala Basarnas Marshal Madya M Syaugi mengatakan, hingga sore ini, ada 192 orang yang dilaporkan hilang. Angka tersebut merupakan laporan publik yang menyatakan bahwa anggota keluarganya hilang, tetapi belum tentu ikut berpartisipasi di dalam kapal nahas itu.

Berikut fakta-fakta tenggelamnya KM Sinar Bangun setelah terjadinya peristiwa tersebut :

1. Laporan Korban Hilang Berjumlah 192 Orang :

Sejauh ini, jumlah korban KM Sinar Bangun masih membingungkan. Kabasarnas Marshal Madya M Syaugi mengatakan menerima 192 orang yang melaporkan keluarga yang hilang.

“Jika saya mendengar dari pos, hingga sore ini laporan ini melaporkan bahwa laporan keluarga yang hilang adalah 192. Laporkan di sini, di Tigaras Port, Danau Toba,” kata Syaugi di Departemen Perhubungan, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (20) / 6/2018).

Secara terpisah, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan, penumpang KM Sinar Bangun yang hilang berjumlah 186. Sebanyak 94 orang diidentifikasi, sementara 92 lainnya tidak teridentifikasi.

“Hilang sudah diidentifikasi 94 orang yang belum teridentifikasi 92. Itu adalah data terakhir yang diterima oleh tim SAR,” kata Agus di posko Kemenhub National Mudik pagi ini.

2. 21 Penumpang KM Sinar Bangun Ditemukan, 3 Tewas :

Hingga saat ini, ada 21 penumpang KM Sinar Bangun, yang tenggelam di Danau Toba, ditemukan. Tiga dari penumpang ditemukan tewas.

“Hingga pagi ini pukul 07.00 WIB dari tim SAR bahwa korban selamat 18 orang meninggal, 3 orang meninggal,” kata Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso di Posko Nasional Kemenhub.

Dilaporkan produser TV CNN Indonesia TV Agus Supratman, Rabu (20/6/2018), dua korban seks perempuan ditemukan di pantai sekitar Danau Toba pagi ini. Dua korban ini dibawa ke RS Pematang Raya untuk menjalani identifikasi.

3. 1 Penumpang Tewas Teridentifikasi :

Salah satu korban tewas tenggelamnya KM Sinar Bangun ditemukan diidentifikasi. Korban dikenal sebagai Sariyanti, penduduk Desa Binjai Selatan.

Sariyanti adalah satu dari dua kematian yang ditemukan oleh tim SAR di pantai sekitar Danau Toba. Mereka segera diidentifikasi di RS Pematang Raya.

Tiga korban tewas ditemukan semuanya perempuan.

4. KM Sinar Bangun yang Tenggelam di Danau Toba Hanya Mampu Angkut 43 Orang : 

KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatra Utara, kelebihan kapasitas. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kapal hanya memiliki kapasitas 43 penumpang.

“Berkaitan dengan kapasitas, kapal kapasitas ini adalah 43 orang,” kata Budi Karya pada konferensi pers di kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (20/6).

5. Tim Spesial Basarnas dan 2 Robot Dikerahkan untuk mencari korban tenggelamnya KM Sinar Bangun :

Sebanyak 70 personil Basarnas dikerahkan dalam pencarian korban tenggelam KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara. Dua robot juga dikerahkan untuk mencari korban yang tenggelam.

“Kami kumpulkan 70. Kami adalah tim kelompok khusus Basarnas, yang memiliki kemampuan darat, laut, udara,” kata Kepala Basarnas M Syaugi di Kementerian Perhubungan, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (20/6).

Pencarian tim yang fokus pada air menurutnya menemui berbagai kendala, seperti kedalaman danau dan kurangnya cahaya. Hal ini menyebabkan tim harus didukung oleh penyelam portabel atau penyelam robot yang dioperasikan di bawah air (ROV) yang dioperasikan dari jarak jauh.

“Hambatan di bidang yang jelas pertama, danau itu masuk. Di dalam 300-500 meter. Tidak mudah, di dalamnya dingin, maka kita menggunakan remote di bawah kendaraan (dioperasikan di bawah air kendaraan) untuk melihat situasi di dalam karena di dalamnya gelap , bayangkan, kami menggunakan senter 5 meter (jarak pandang), “katanya.

6. Marinir Kirim Penyelam Bantu Pencarian Korban : 

TNI AL mengirim 24 personil Marinir untuk mencari penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba. Pasukan dipimpin oleh Lettu Mar Lontung Rumapea.

“Jumlah personil Tim 24 terdiri dari 9 personil Yonmarhanlan I Belawan, 8 personel Denma Lantamal I Belawan, 5 personil Rumkit TNI AL Belawan dan 2 tekan Pomal Lantamal I Belawan,” jelas Kadispen Kormar Letnan Kolonel Mar Ali Sumbogo dalam konferensi pers pada Rabu (20/6).