Menu

Fakta Sejarah Candi Borobudur

June 21, 2018 - Fakta
Fakta Sejarah Candi Borobudur

Siapa yang tidak tahu Candi Borobudur, bahkan kuil yang terletak di Magelang, Jawa Tengah ini juga dikenal dunia sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia. Borobudur dibangun menggunakan blok vulkanik pada abad ke-9. Uniknya, candi ini juga merupakan peninggalan sejarah yang dibangun tanpa menggunakan perekat apa pun. Semua blok hanya diatur dan masih berdiri kokoh.

Lalu pertanyaannya, dari mana asal blok vulkanik itu? Siapa yang menyusunnya? Saya tidak tahu, tidak ada jawaban pasti untuk itu, karena tidak ada penelitian yang dengan jelas menyebutkan asal-usul batuan vulkanik. Namun bukan hanya itu, Borobudur juga memiliki fakta sejarah lain yang mungkin tidak banyak dari Anda yang tahu. Apa pun?

1. Thomas Raffles yang membuat Candi Borobudur dikenal oleh dunia :

Ada gagasan siapa Thomas Raffles? Dia adalah seorang gubernur jenderal Inggris di Jawa dari 1811 hingga 1816. Selama masa jabatannya di Jawa, Thomas Raffles menulis sebuah buku berjudul The History of Java. Dalam bukunya, dia menceritakan tentang penemuan batu gundukan besar. Pada saat itu gundukan itu masih terkubur di tanah dengan semak-semak. Nah, dari buku inilah nama Candi Borobudur yang pertama ditulis.

2. Sampai sekarang, asal usul nama Borobudur belum ada pakemnya :

Tidak sedikit pakar yang telah mencoba menafsirkan nama Borobudur. Raffles sendiri mendefinisikan nama Borobudur menjadi tiga versi, yaitu “Buddha Besar” (Boro = Agung, Budur = Budha), “Tempat Kuno” (Boro = nama daerah, Budur = kuno), dan “Banyak Buddha” (Boro = banyak , Budur = Budha). Namun di situs Kemendikbud, Borobudur memiliki arti lain, yaitu pohon kehidupan yang tumbuh subur di sekitar candi.

3. Lokasi Candi Borobudur terletak pada posisi yang istimewa dan sangat strategis :

Apakah Anda menyadari ini atau tidak, Candi Borobudur memiliki posisi strategis, yang diapit oleh dua pasang Gunung Merapi, Merbabu dan Gunung Sindoro dan Sumbing. Namun tidak hanya itu, lebih istimewa juga ada dua sungai yang mengelilingi candi, yakni Progo dan Elo. Lalu ada pula gunung-gunung yang menoreh yang mengikuti ‘jaga’ Candi Borobudur.

4. Perpaduan konstruksi bangunan Candi Borobudur dikombinasi dengan konsep Jawa :

Meskipun ini adalah candi Budha, desain Borobudur menggunakan dua campuran dan kombinasi Buddha dan Jawa. Candi ini dibangun pada era House of Sailendra, atau dinasti kuno Kerajaan Mataram Kuno.

5. Candi Borobudur memiliki total 2672 ribu relief :

Relief dibagi menjadi dua, yaitu 1212 untuk relief dekoratif dan 1460 untuk relief cerita. Sedangkan Borobudur berbentuk persegi ukuran 123 x 123 meter. Di dalamnya ada 504 patung Buddha yang terletak di 432 ceruk teras persegi. Kemudian ada 72 stupa berlubang di teras atap. Jadi total ada 2672 ukiran relief di Candi Borobudur.

6. Ada tiga tingkatan kosmologi Buddhis yang bisa kamu temukan di Candi Borobudur :

Tahukah Anda bahwa Candi Borobudur memiliki tiga tingkat kosmologi Buddhis. Pertama ada Kamadhatu, sebagai simbol dari dunia keinginan. Kedua ada Rupadhatu yang menjadi simbol tidak berwujud (perilaku manusia). Dan yang ketiga adalah Arupadhatu, sebagai simbol dunia tanpa bentuk dan bentuk atau kesempurnaan abadi.

7. Seniman sekaligus arsitek Hindhu Buddha bernama W.O.J Nieuwenkamp mengatakan bahwa dulunya dataran Kedu adalah danau purba :

Seniman dan arsitek Buddha Hindhu W.O.J Nieuwenkamp, memiliki penemuan kontroversial terhadap Candi Borobudur. Ia menyatakan Borobudur adalah simbol bunga teratai yang mengapung di permukaan danau purba. Maka daratan Kedulah konon sebagai danau purba. Tetapi hipotesis Nieuwenkamp ini masih diperdebatkan oleh para ahli.

8. Lembah Progo yang ada di Candi Borobudur awalnya adalah sebuah peradaban :

Pada abad ke-9, Lembah Progo adalah tempat lahirnya peradaban di pulau Jawa. Di lereng Merapi sebagai pusat Medang I Bhumi Matara. Orang di sana, pernah bermata pencaharian sebagai petani padi. Tetapi di samping itu, ada juga pedagang, pemburu, pengrajin, pelaut, tentara dan lain-lain. Semua cerita tentang kekayaan kehidupan Jawa Anda dapat melihat relief Candi Borobudur yang ada diilustrasikan dengan jelas.

Itulah beberapa fakta historis Candi Borobudur yang mungkin belum Anda ketahui. Hingga saat ini, candi Budha ini masih mengandung banyak misteri yang belum terungkap. Karena itu, peneliti masih sering melakukan studi tentang Borobudur hingga sekarang, untuk mengungkap semua misteri yang belum terpecahkan.