Menu

Fakta Lukisan Fenomenal Monalisa

July 3, 2018 - Fakta
Fakta Lukisan Fenomenal Monalisa

Mona Lisa dengan senyum rahasianya adalah lukisan yang paling kontroversial di dunia. Bahkan orang awam yang tidak memiliki seni akan tahu tentang lukisan Mona Lisa. Beberapa Orang terpesona oleh senyum rahasia lukisan Mona Lisa.

Tetapi para sejarawan dan seniman yang membaca lukisan terkenal lebih dari sekadar nilai estetis. Kerumunan orang dari berbagai latar belakang berkumpul di museum Louvre di Paris untuk melihat lukisan ini sepanjang waktu.

Mona Lisa juga terkenal karena digosipkan menjadi karya favorit pelukis legendaris, Leonardo Da Vinci. Bahkan, dia membawanya kemanapun dia pergi. Kedekatan lukisan dengan sang pencipta telah melahirkan banyak teori konspirasi. Teori konspirasi mulai dari identitas wanita dalam lukisan hingga adanya instruksi rahasia di balik lukisan Mona Lisa.

Rahasia Mona Lisa sendiri telah diperdebatkan selama berabad-abad, bahkan sampai hari ini. Bahkan, lukisan ini telah bertahan selama 500 tahun sejak Leonardo Da Vinci meninggal.

Namun teori konspirasi tentang Mona Lisa dan instruksi rahasia di dalamnya tertangkap setelah novel Dan Brown “Da Vinci Code” diterbitkan.

Novel fiksi terlaris dalam sejarah telah memunculkan banyak pertanyaan kontroversial tentang identitas Mona Lisa dan rahasia di balik senyumnya. Berikut adalah 14 Fakta Menarik dan Misteri tentang Lukisan Mona Lisa yang dikutip dari berbagai sumber

1. Segitiga Emas :

Beberapa teori percaya bahwa Mona Lisa memiliki simetri yang sempurna. Lukisan ini membentuk simbol piala kuno yang merupakan indikasi langsung dari lempeng suci yang penuh unsur mistis. Dan Brown menggambarkan teori ini dalam buku terlarisnya, ‘Da Vinci Code’.

2. Amon Dan Elisa: (Pria dan Wanita) :

Beberapa sejarawan mengklaim bahwa Mona Lisa adalah kombinasi antara pria dan wanita. Kata-kata Latin Amon dan Elisa bergabung untuk membentuk Mona Lisa. Hal ini membuat Mona Lisa lebih cenderung menjadi seksis atau hermafrodit.

3. Mona Lisa Adalah Leonardo Da Vinci :

Beberapa teori juga percaya bahwa Mona Lisa mungkin adalah versi yang lebih muda dari Leonardo Da Vinci sendiri. Lukisan ini memiliki kesamaan yang luar biasa dengan potretnya.

4. Mengapa Mona Lisa Tidak Memiliki Alis? :

Mona Lisa terlihat aneh karena dia sama sekali tidak memiliki rambut di wajahnya. Bahkan rambut alis. Beberapa sejarawan mengatakan bahwa itu adalah kebiasaan bagi wanita bangsawan untuk mencukur alis mereka di abad ke-16.

5. Mona Lisa Adalah Ibu Dari Leonardo Da Vinci :

Beberapa saksi sejarah juga menunjukkan bahwa Leonardo mungkin melukis Mona Lisa sebagai penggambaran ibunya, Caterina Da Vinci.

6. Mona Lisa Adalah Laki-laki : 

Beberapa teori telah menemukan sosok seorang Mona Lisa sebagai manusia. Fakta bahwa Mona Lisa tidak memiliki tanda-tanda payudara telah menyebabkan banyak orang percaya bahwa Mona Lisa sebenarnya adalah pria yang banci.

7. Siapa Sebenarnya Mona Lisa :

Secara historis, Mona Lisa adalah istri seorang pria Florentine. Namanya adalah Lisa del Giocondo. Tetapi wanita dalam lukisan itu diselimuti misteri karena tidak ada bukti lain tentang kemunculannya yang sebenarnya tentang bagaimana dia hidup.

8. Mona Lisa Sedang Hamil Ketika Dilukis :

Perut Mona Lisa memang memiliki benjolan kecil dan dia duduk dengan tangan terlipat untuk menyembunyikannya. Dan Lisa del Giocondo yang asli hamil dengan anak kedua ketika dia sedang dilukis.

9. Senyum Misterius Mona Lisa :

Konspirasi paling populer terakhir hingga saat ini adalah misteri senyuman Mona Lisa. Dia tampak tersenyum di lukisan itu tetapi matanya benar-benar menunjukkan kesedihan. Senyum juga merupakan dasar teori konspirasi yang menyimpulkan bahwa ada instruksi rahasia di balik lukisan Mona Lisa.

10. Senyum Mona Lisa ternyata hanya sebuah ilusi optis :

Seorang ahli neuroscientist dari Universitas Harvard, Margaret Livingstone, dalam Jurnal Science no. 17. yang mendapat dukungan dari sejarawan seni Renaissance dari Universitas Columbia, James Beck, mengungkapkan sebuah penelitian ilmiah yang menyatakan
“Bahwa senyuman mempesona yang sepertinya telah melintas di wajah Monalisa adalah karena efek ilusi optik, senyuman bisa tertangkap oleh mata ketika seseorang tidak melihat langsung ke bibir Monalisa.”

Livingstone dalam penelitiannya menggunakan metode kerja dengan memindai reproduksi lukisan Monalisa dan kemudian menghilangkan seluruh bayangan bayangan dan efek yang ada dalam perspektif periferal, sehingga lukisan itu hanya meninggalkan gambar kontras dan perbedaan warna seperti yang biasa terlihat di area fovea atau area tengah di bidang pandang. proses yang mengakibatkan pandangan mata manusia tidak bisa lagi menangkap senyum pada lukisan Monalisa. ketika efek bayangan dikembalikan ke lukisan, itu segera muncul kembali.

11. Senyum itu hanya dapat terjadi bila Monalisa tidak memiliki Gigi :

Sebuah penelitian yang dilakukan dari tahun 1997 hingga 2001 yang dipimpin oleh Dr. Montague Merlic, seorang ahli forensik Inggris, mengungkapkan bahwa Monalisa tidak dapat menutup mulutnya dengan baik karena ia mungkin telah kehilangan giginya. menurutnya, meskipun terlihat seperti senyuman, tetapi secara forensik, bukan seperti itu. Monalisa hanya tidak bisa menutup mulutnya dengan baik.

mereka melakukan penelitian menggunakan alat teknologi terbaru, yaitu komputer, pencitraan holografik dan tiga dimensi, sehingga dapat dibuat komposisi bingkai simulasi kepala monalisa yang dapat dilihat dari berbagai sudut pandang melalui layar komputer.

dari gambar 3 dimensi menunjukkan bahwa profil kiri dan kanan kepala monalisa ada indikasi kuat bahwa ada sesuatu yang tidak tepat di mulut Monalisa. akhirnya menyimpulkan keyakinan bahwa ungkapan yang dilukiskan pada Monalisa hanya bisa terjadi ketika tidak ada gigi di rongga mulut Monalisa, dengan kata lain, Monalisa sebenarnya ompong.

12.  Da Vinci  melukis orang yang nyata :

Pada 2004, sejarawan Giuseppe Pallanti mempelajari arsip penduduk kota di mana Da Vinci menciptakan lukisan itu, kota Florence. Pallanti memeriksa arsip yang telah tersimpan selama berabad-abad, dari catatan pernikajan hingga sertifikat kepemilikan tanah yang dimiliki warga. Pallanti menghabiskan lebih dari 25 tahun untuk mengungkap misteri lukisan Monalisa ini. ternyata wanita yang ditarik Da Vinci bukanlah karakter fiktif, tetapi adalah orang yang nyata!

bernama alsi Monalisa del Giocondo, tinggal di kota Firenze pada tahun 1490-an. Monalisa lahir di Florence, Italia, Mei 1479, dengan nama Lisa Gherardine. Monalisa menikahi seorang pedagang sutra yang kaya, Francesco del Giocondo, pada tahun 1495 yang merupakan saudara dari ayah Da Vinci. hasil penyelidikan Pallanti menunjukkan bahwa Da Vinci tinggal di kota kecil 1501-1503.

13. senyum itu 83% kebahagiaan, 9% kekejian, 6% rasa takut, 2% rasa marah :

Ilmuwan dari Universitas Amsterdam dan University of Illinois pada 2005 tidak mau ketinggalan untuk menganalisis senyum monalisa menggunakan bantuan perangkat lunak komputer untuk mengungkapkan rahasia emosi yang terkandung dalam lukisan monalisa. Analisis diperoleh dari goresan lipstik dan kerutan mata yang menurut para ahli dapat mengilustrasikan emosi seseorang. dalam “New Scientist” mereka menyimpulkan bahwa senyum monalisa menyampaikan pesan bahwa senyum itu berisi 83% bahagia, 9% kekejian, 6% takut, dan 2% marah.

14. Terdapat hewan hewan pada lukisan tersebut :

Ketika dimiringkan ke kiri, lukisan yang dibuat oleh Da Vinci pada tahun 1519 menunjukkan beberapa kepala binatang seperti singa, monyet dan banteng mengambang di udara di sekitar kepala Mona Lisa, bersama dengan binatang yang mirip ular atau buaya yang keluar dari sisi kiri. dari tubuhnya. , Piccirillo merasa bahwa lukisan Mona Lisa sebenarnya merupakan representasi rasa iri atau cemburu.

Teori ini cenderung menarik kontroversi di kalangan kritikus seni, banyak di antaranya memiliki teori mereka sendiri tentang lukisan dan senyum misterius Mona Lisa. Selain itu, Piccirillo mengklaim telah menemukan gambar tersembunyi serupa di pelukis Renaisans lainnya seperti Titian dan Rafael. ”

Ketika melihat kerbau saya berpikir, “Ya Tuhan, saya menyadari bahwa saya benar-benar menemukan sesuatu. Saya tidak percaya apa yang saya temukan, membuat saya menyadari bahwa inilah yang saya cari. “Piccirillo berkata